YOGYAKARTA, iNewsBondowoso.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali mencatat prestasi dalam UI GreenMetric (UIGM) 2026. Polije menempati posisi kedua sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia.
Ajang UIGM 2026 berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM). Capaian tersebut sekaligus membawa Polije naik peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengapresiasi seluruh keluarga besar Polije atas capaian tersebut. Ia juga menyoroti kontribusi Tim SDGs dalam menjalankan berbagai program lingkungan.
"Alhamdulillah, tahun 2026 Politeknik Negeri Jember kembali menerima penghargaan dalam ajang UI GreenMetric yang diselenggarakan di UGM. Polije berhasil naik peringkat dari tahun sebelumnya dan meraih peringkat kedua sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia," ujar Saiful.
Tim SDGs menjalankan sejumlah program, seperti pengolahan dan daur ulang sampah, konservasi lingkungan, penggunaan panel surya, serta penghematan energi dan air. Polije juga terus mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.
Selain itu, Polije berkolaborasi dengan PT Rolas Medika untuk mengolah limbah makanan rumah sakit menjadi bahan pakan maggot. Selanjutnya, maggot tersebut dapat digunakan sebagai pakan unggas dan hewan lainnya.
"Polije juga berkolaborasi dengan PT Rolas Medika dalam mengolah limbah makanan dari rumah sakit menjadi bahan pakan maggot," jelas Saiful.
Menurut Saiful, program lingkungan Polije juga bertujuan memberi contoh kepada masyarakat. Kampus mendorong masyarakat untuk mengembangkan pengelolaan sampah secara mandiri.
Polije menargetkan posisi pertama sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia pada 2027. Karena itu, Saiful mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami menargetkan peringkat pertama sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia pada 2027," tegas Saiful.
Polije juga mendorong sivitas akademika membiasakan diri memilah dan mengelola sampah sesuai jenisnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kampus yang peduli terhadap keberlanjutan.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
