JEMBER, iNewsBondowoso.id - SMPN 7 Jember mewajibkan siswa dan guru menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Kebijakan ini menjadi langkah antisipasi di tengah meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Jember.
Aturan tersebut berlaku bagi siswa kelas 7 hingga 9 yang berjumlah lebih dari seribu orang. Mereka tetap menggunakan masker saat mengikuti pembelajaran dan beraktivitas di lingkungan sekolah.
Selain siswa, guru dan tenaga pendidik juga mengikuti kebijakan tersebut. Sekolah menerapkan aturan ini untuk mengurangi risiko penularan penyakit saluran pernapasan.
Wakil Kepala SMPN 7 Jember, Rasidi, mengatakan penggunaan masker merupakan langkah pencegahan yang diterapkan sekolah. Hingga kini, pihaknya belum menemukan siswa yang terjangkit ISPA.
“Ini bentuk antisipasi agar anak-anak tidak tertular ISPA,” ujar Rasidi.
Menurut Rasidi, siswa dan guru beraktivitas bersama setiap hari sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan. Sekolah juga meminta seluruh warga sekolah menjalankan penggunaan masker secara konsisten.
“Kami berharap semua siswa dan guru tetap menggunakan masker selama di sekolah,” katanya.
Penerapan masker tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di SMPN 7 Jember. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran seperti biasa dengan menerapkan langkah pencegahan.
Sekolah juga mengimbau warga sekolah menjaga kebersihan dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif.
Melalui kebijakan ini, SMPN 7 Jember berupaya menekan risiko penularan ISPA di lingkungan sekolah. Pihak sekolah berharap kegiatan pembelajaran tetap berjalan lancar dengan kondisi warga sekolah yang sehat.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
