get app
inews
Aa Text
Read Next : Kolaborasi Perguruan Tinggi, Rumah Sakit dan Pesantren, Kelola Sampah Organik Rumah Sakit

WFK-ICT 2026 Libatkan 10 Politeknik Indonesia Perkuat Jejaring Global

Senin, 03 Agustus 2026 | 15:49 WIB
header img
Mahasiswa KNU Korea (Pict: Ist)

JEMBER, iNewsBondowoso.id – Sebanyak 10 politeknik dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi dalam World Friends Korea ICT Volunteers (WFK-ICT) 2026 yang digelar di Politeknik Negeri Jember (Polije). Program kerja sama dengan Kyungpook National University (KNU), Korea Selatan, ini menjadi wadah penguatan kolaborasi internasional melalui pengembangan teknologi dan pertukaran budaya.

Didukung National Information Society Agency (NIA), WFK-ICT telah berlangsung selama tujuh tahun sejak 2019. Tahun ini, mahasiswa Indonesia dan Korea menjalankan konsep student-centered, di mana seluruh kegiatan dirancang dan dilaksanakan bersama.

Presiden WFK ICT Volunteers dari KNU, Jeong Donggi, mengatakan kolaborasi tersebut menghasilkan berbagai inovasi, termasuk proyek Smart City untuk Jember dan Media Facade yang mengangkat keindahan batik Indonesia.

"Kami merancang seluruh program bersama sejak awal. Program ini bukan hanya milik Korea atau Indonesia, tetapi milik kita bersama dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran," ujar Jeong Donggi.

Presiden WFK ICT Volunteers dari Polije, Azrieal Akbar Zackiansyah, menyebut keterlibatan mahasiswa dalam setiap proses menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan bekerja dalam lingkungan internasional.

"Kami terlibat langsung sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pengalaman ini membangun kepercayaan diri untuk berkolaborasi di tingkat global," katanya.

Prof. Wonil Chung menilai WFK-ICT bukan hanya memperkuat penguasaan teknologi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa Indonesia dan Korea untuk saling mengenal budaya masing-masing.

"Mahasiswa dari kedua negara mampu bekerja sama dengan sangat baik. Melalui pertukaran budaya, mereka belajar menghargai perbedaan dan tumbuh sebagai warga global," jelas Prof. Wonil Chung.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., berharap kemitraan dengan KNU terus berkembang melalui berbagai program strategis, seperti penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, dan kolaborasi akademik lainnya.

"Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknologi, tetapi juga membangun komunikasi lintas budaya. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi kedua institusi," ujar Saiful Anwar.

Melalui WFK-ICT 2026, Polije kembali menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi lintas negara.

Editor : Riski Amirul Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut