get app
inews
Aa Text
Read Next : Inovasi Ekonomi Sirkular: Sampah Diolah Jadi Produk Bernilai dan Berdaya Guna

Belajar Grammar Kini Lebih Menyenangkan melalui Interactive Learning

Rabu, 08 Juli 2026 | 19:41 WIB
header img
Metode Interactive Learning Bagi Siswa Madrasah Aliyah Darul Kholili Jember (Pict: Ist)

JEMBER, iNewsBondowoso.id – Tim dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata (BKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pelatihan English Grammar berbasis interactive learning di Madrasah Aliyah Darul Kholili Jember.Tim ini beranggotakan Cholimatus Zuhro, S.Pd., M.Li., Agus Setia Budi, S.Pd., M.Pd., Nila Susanti, S.S., M.Pd., Suyik Binarkaheni, S. Pd. M.Li., dan Asep Samsudin, S. Pd. M.Li.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat mandiri tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan tata bahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi.

Ketua tim pengabdian mengatakan banyak siswa memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik. Namun, mereka masih ragu menggunakan bahasa Inggris karena takut melakukan kesalahan dalam penggunaan tata bahasa.

"Banyak siswa memiliki potensi yang baik. Namun, mereka masih takut berbicara karena khawatir melakukan kesalahan dalam penggunaan grammar," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat siswa cenderung pasif selama pembelajaran. Akibatnya, kemampuan berbicara bahasa Inggris tidak berkembang secara optimal. Karena itu, tim dosen menerapkan pendekatan interactive learning yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran.

Materi disampaikan melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, simulasi, dan kuis interaktif. Pendekatan tersebut dirancang agar siswa lebih mudah memahami konsep grammar sekaligus berani mempraktikkannya dalam komunikasi sehari-hari.

"Melalui pendekatan interactive learning, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan mendorong siswa berani menggunakan bahasa Inggris," kata Cholimatus.

Selain meningkatkan pemahaman grammar, pelatihan juga diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa saat berbicara menggunakan bahasa Inggris. Tim pengabdian menilai kemampuan komunikasi akan berkembang lebih baik jika didukung metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif.

"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman grammar, tetapi juga membangun kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris," pungkas Cholimatus.

Editor : Riski Amirul Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut