JEMBER, iNewsBondowoso.id - Sembilan defile budaya dari berbagai wilayah Indonesia memeriahkan gelaran Wonderful Archipelago Carnival Indonesia dalam rangkaian Jember Fashion Carnaal 2026. Parade ini menyuguhkan kemegahan kostum tradisional serta koreografi kreatif yang memukau ribuan penonton di pusat Kota Jember.
Sejumlah kontingen daerah tampil unjuk gigi, mulai dari Jatim Agropolitan, Matra NTB, Balikpapan, Kotawaringin Barat, hingga Jatim Empire. Selain itu, kontingen Lombok Tengah, Sleman, Kota Semarang, dan Bali turut memamerkan keunikan budaya khas daerah masing-masing.
"JFC bukan hanya ajang karnaval berskala nasional dan internasional, tetapi juga momentum mendongkrak kunjungan wisatawan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Jember, Bobby Arisandi.
Ajang WACI menjadi panggung strategis untuk memperkenal kekayaan tradisi Nusantara kepada masyarakat luas. Selain menghadirkan hiburan visual, perhelatan ini terbukti memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi daerah.
"Kehadiran ribuan pengunjung dan peserta bergerak mendorong sektor perhotelan, UMKM, hingga destinasi wisata di Jember," jelas Bobby Arisandi.
Kehadiran kontingen dari berbagai penjuru tanah air makin meningkatkan tingkat okupansi hotel dan aktivitas perdagangan UMKM lokal. Lonjakan wisatawan ini sekaligus menggairahkan tempat-tempat wisata unggulan di Kabupaten Jember.
"Dengan semakin banyaknya wisatawan, dampak positif JFC dapat terdistribusi secara luas kepada masyarakat," tambah Bobby Arisandi.
Melalui WACI, JFC 2026 menegaskan komitmennya sebagai wadah ekspresi seni sekaligus jembatan pemersatu budaya bangsa. Sinergi antara seni budaya dan pariwisata ini terus mendorong potensi ekonomi kreatif Jember ke tingkat yang lebih luas.
"Parade ini membuktikan kekuatan karnaval dalam menggerakkan roda perekonomian dan mempromosikan pariwisata daerah," pungkas Bobby Arisandi.
Rangkaian WACI dalam JFC 2026 pun sukses menjadi simbol kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kebudayaan di Indonesia.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
