BANYUWANGI, iNewsBONDOWOSO.id - Sebanyak 205 siswa dari 16 SLTAK PENABUR Jakarta mengikuti kegiatan edukasi ekosistem laut dalam rangkaian program Spirit of Challenge BPK PENABUR Jakarta di Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 18-23 September 2026 tersebut menjadi kunjungan ketiga siswa PENABUR Jakarta ke Banyuwangi setelah pertama kali digelar pada 2024.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapat kesempatan mempelajari ekosistem laut sekaligus terlibat langsung dalam penanaman terumbu karang di kawasan Bangsring Underwater.
Ketua Nelayan Samudera Bakti sekaligus pengelola Bangsring Underwater, Sukirno, mengatakan keberadaan terumbu karang memiliki peran penting bagi masyarakat pesisir. Menurutnya, terumbu karang yang telah ditanam sebelumnya turut membantu melindungi kawasan pesisir dari gelombang besar.
“Beberapa kapal kami tenggelam, untunglah, dikesempatan sebelumnya Kakak kelas kalian telah menanam terumbu karang, dan hal itu yang menyelamatkan penduduk di sini dari gelombang besar,” ujar Sukirno.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai ekosistem laut, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya menjaga keberlangsungan lingkungan pesisir.
Aloysius David Anthony, siswa SMAK 1 PENABUR, dan Rusell Saputra, siswa SMAK PENABUR Gading Serpong, mengaku memperoleh pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.
“Kami jadi menyadari bahwa terumbu karang sangat dibutuhkan oleh ikan sebagai tempat mereka hidup dan berkembang biak,” ungkap mereka.
Proses penanaman terumbu karang dilakukan dengan metode yang relatif sederhana. Potongan terumbu karang ditempatkan pada beton yang telah didesain khusus dan disebut fish apartment. Potongan tersebut kemudian diikat menggunakan tali sebelum dimasukkan ke laut oleh para penyelam.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
