KAI Daop 9 Jember Siagakan Petugas Ekstra Hadapi Cuaca Ekstrem
JEMBER, iNewsBondowoso.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur bagian timur. Petugas memperkuat infrastruktur jembatan dan menyiagakan personel tambahan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api, Senin (23/02).
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, memetakan empat Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang menjadi prioritas pengawasan. Tim teknis melakukan normalisasi drainase secara intensif agar aliran air hujan tidak menggerus tubuh ban jalan rel.
"Kami melakukan normalisasi drainase agar debit air yang tinggi tidak menggerus tubuh ban jalan rel," ujar Cahyo Widiantoro.
KAI Daop 9 menyiagakan Penjaga Terowongan, Penjaga Daerah Rawan, serta mengoperasikan Kendaraan Pemeriksa Jalur (KPJ) secara lebih masif. Armada KPJ akan menyisir jalur kereta api setiap terjadi hujan deras dengan durasi lama untuk mendeteksi potensi gangguan dini.
KPJ bertugas memantau kemungkinan adanya gogosan atau rintangan yang menghalangi rel akibat cuaca buruk. Pengawasan ketat ini memastikan jalur kereta api tetap aman bagi operasional harian meskipun curah hujan meningkat drastis.
"Armada ini akan kami terjunkan langsung untuk menyisir jalur pada saat terjadi hujan deras maupun durasi lama," tegas Cahyo.
KAI juga memodernisasi infrastruktur jembatan dan gorong-gorong menjadi Box Culvert di beberapa titik strategis antara Pasuruan hingga Probolinggo. Penggunaan teknologi ini efektif mengalirkan volume air besar dan mencegah penyumbatan material sampah saat banjir.
Transformasi jembatan baja dan beton menjadi Box Culvert ini meningkatkan kekuatan struktur bangunan dalam menahan beban debit air. Langkah proaktif tersebut mencerminkan komitmen KAI Daop 9 dalam mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh pelanggan.
"Seluruh jajaran Daop 9 Jember bersiaga penuh 24 jam untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan selamat," tutup Cahyo.
Pelanggan tidak perlu khawatir menggunakan jasa transportasi kereta api meskipun kondisi cuaca sedang kurang bersahabat. Seluruh personel lapangan siap mengawal kelancaran perjalanan hingga sampai ke stasiun tujuan dengan nyaman.
Pihak manajemen terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG guna mengambil langkah mitigasi yang cepat dan tepat. Upaya terpadu ini diharapkan mampu meminimalisir risiko gangguan perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember.
"Fokus utama kami adalah memastikan jalur tetap aman dari potensi gangguan alam seperti banjir atau ambalan," pungkasnya.
Editor : Riski Amirul Ahmad