KA Pandalungan 2 Jalur Jember Jakarta Resmi Beroperasi
JEMBER, iNewsBondowoso.id - Ratusan penumpang memadati area peron Stasiun Jember guna mengikuti seremonial pelepasan perdana KA Pandalungan 2 menuju Jakarta. Manajemen mengoperasikan armada tambahan berkabin modern baja nirkarat ini demi menjawab tingginya permintaan tiket rute ibu kota.
Suasana pemberangkatan perdana berlangsung meriah dengan tingkat keterisian tempat duduk yang langsung menyentuh angka maksimal sejak pagi hari. Otoritas perkeretaapian wilayah Tapal Kuda menyapa langsung para pelanggan pertama KA Pandalungan 2 yang memanfaatkan fasilitas potongan harga.
“Kami menghadirkan layanan baru ini untuk menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat secara lebih luas,” ujar Vice President Hengky Prasetyo.
Hengky memotong pita peresmian sebagai tanda peluncuran resmi jadwal perjalanan KA Pandalungan 2 yang sangat dinantikan oleh warga regional. Manajemen optimistis penambahan frekuensi perjalanan langsung tanpa transit ini mampu mendongkrak konektivitas antarprovinsi di Pulau Jawa.
“Data menunjukkan kebutuhan perjalanan lintas Jember menuju Jakarta terus terjaga dan tumbuh pesat,” kata Hengky menambahkan.
Sinyal hijau dari petugas pengatur perjalanan kereta api menandai bergulirnya roda KA Pandalungan 2 meninggalkan jalur satu. Para penumpang menikmati kenyamanan fasilitas interior terbaru sepanjang jalur selatan hingga menembus pusat kota Jakarta.
“Kehadiran pelanggan armada baru ini akan menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” tutur Hengky menjelaskan dampak luasnya.
Jadwal keberangkatan pertama KA Pandalungan 2 dari stasiun asal Jember mulai bergerak pada pukul sembilan lebih lima menit waktu Indonesia barat. Rangkaian eksekutif tersebut menempuh waktu perjalanan hampir tiga belas jam sebelum menyentuh stasiun akhir Gambir Jakarta.
Pihak operator mengharapkan pengoperasian ratusan kursi baru KA Pandalungan 2 mampu mempermudah perencanaan perjalanan bisnis maupun wisata masyarakat. Kehadiran rute baru ini sekaligus menjadi penggerak utama sektor pariwisata daerah di sepanjang jalur pelintasan.
Editor : Riski Amirul Ahmad