MALANG, iNewsBondowoso.id — PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3.000 liter setiap hari bagi masyarakat yang mengalami krisis air. Penyaluran bantuan tersebut menjangkau ratusan kepala keluarga di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Melalui unit Kebun Kalibakar Pancursari, perusahaan memfokuskan pendistribusian air di Desa Klepu serta Desa Tegalrejo sejak awal September 2026. Aksi tanggap darurat ini menyikapi menyusutnya pasokan air bersih warga akibat dampak musim kemarau panjang.
Guna memperlancar proses pembagian air, pihak perkebunan telah menyediakan tiga unit bak penampungan di lokasi yang strategis. Petugas menempatkan satu fasilitas penampungan di Desa Klepu dan dua unit penampungan lainnya di Desa Tegalrejo.
Manajer Kebun Kalibakar Pancursari, Wibi Rikananto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat di sekitar area operasional. Pihaknya memastikan bantuan ini dapat menyasar warga yang paling membutuhkan pasokan air harian.
“Penyaluran tahap awal ini sudah kami mulai sejak awal September 2026 dan kami rencanakan akan berlangsung hingga akhir September 2026,” ujar Wibi Rikananto.
Wibi menambahkan bahwa durasi pendistribusian air bersih bersifat dinamis dan siap diperpanjang apabila kekeringan masih melanda wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan air harian warga tetap terpenuhi selama masa krisis.
Upaya penyediaan fasilitas air bersih ini melengkapi program infrastruktur yang pernah dibangun perusahaan bersama Polres Malang pada tahun 2023 lalu. Dua unit sumur bor berkapasitas 2.000 liter per jam di Desa Tegalrejo hingga kini terus menyuplai kebutuhan 750 warga sekitar.
“Kami berharap penyaluran ini dapat meringankan kebutuhan warga selama musim kemarau,” tutur Wibi.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
