JEMBER, iNewsBondowoso.id - Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ meluncurkan program Kampung Tanggap Bencana di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Langkah kolaboratif ini berupaya memperkuat ketangguhan masyarakat serta mendorong upaya pelestarian lingkungan berbasis warga.
Program KAMTAB menghadirkan sistem SI-Tanggap berbasis IoT untuk memantau ketinggian air secara langsung. Selain itu, terdapat inovasi SI-Care untuk pemetaan warga rentan serta SI-Kencana untuk pelatihan evakuasi bencana.
Ketua Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ, Savero Gian Purnomo, merancang program agar dapat dikelola mandiri oleh masyarakat. Pihaknya memastikan seluruh fasilitas tersebut terus beroperasi secara berkelanjutan di Desa Nogosari.
"Kami ingin memastikan program ini tidak berhenti sebagai kegiatan mahasiswa," tegas Ketua Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ, Savero Gian Purnomo.
Acara peluncuran ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama serta penyerahan perangkat IoT kepada pemerintah desa. Agenda ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, UPT PSDA WS Bondoyudo Baru, hingga relawan DESTANA.
Peresmian KAMTAB diharapkan mampu menumbuhkan budaya kesiapsiagaan bencana dalam kehidupan sehari-hari warga. Sinergi ini diproyeksikan membentuk kawasan pedesaan yang tangguh serta mandiri dalam menghadapi risiko bencana.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
