BONDOWOSO, INewsBondowoso.id - Ada cara berbeda yang dipilih siswa SMA IT Insan Cemerlang Bondowoso dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Jika biasanya peringatan digelar di lingkungan sekolah, kali ini para siswa justru keluar kelas dan mendatangi majelis ilmu di Masjid Cheng Ho Bondowoso.
Bukan sekadar mengikuti acara seremonial, para siswa diajak ngaji bareng kiai untuk memperdalam makna Maulid Nabi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu dan ulama.
Di masjid yang memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu ruang dakwah di Bondowoso tersebut, para siswa mengikuti majelis ilmu bersama Kiai Haji Muhammad Nasrullah, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Insan Kamil Bondowoso.
Dalam kajiannya, Kiai Muhammad Nasrullah menyampaikan tiga hal penting yang dapat menjadi bekal generasi muda dalam memaknai Maulid Nabi.
Pertama, bersyukur menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Menjadi bagian dari umat Rasulullah merupakan nikmat besar dari Allah SWT yang patut disyukuri.
Lebih dari itu, kecintaan kepada Rasulullah juga menjadi harapan untuk mendapatkan syafaat dan keselamatan di akhirat.
Kedua, rasa syukur tersebut dapat diwujudkan dengan memperbanyak shalawat. Shalawat menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah sekaligus ikhtiar untuk menjaga kedekatan hati dengan beliau.
Ketiga, Maulid Nabi juga dapat dimaknai melalui ilmu pengetahuan kepada siapapun.
Kegiatan tersebut pun menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang tidak biasa bagi para siswa.
Kiai Muhammad Nasrullah mengapresiasi langkah SMA IT Insan Cemerlang yang mengemas peringatan Maulid Nabi dengan menghadirkan siswa langsung ke majelis ilmu.
"Kegiatan ini mengajarkan bahwa menuntut ilmu bukan hanya tentang menunggu ilmu datang, tetapi juga memiliki kemauan untuk mendatangi sumber ilmu dan majelis para ulama. Prinsip tersebut sejalan dengan tradisi para ulama besar terdahulu, salah satunya Imam Malik, yang menempatkan ilmu sebagai sesuatu yang harus dihormati dan didatangi dengan penuh kesungguhan," ungkap Kiai Haji Muhammad Nasrullah, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Insan Kamil Bondowoso.
Suasana kegiatan semakin hangat ketika para siswa SMA IT Insan Cemerlang membagikan buah-buahan kepada para santri.
Meski sederhana, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian antarsesama.
Pihak sekolah berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi, mengenalkan dunia dakwah kepada generasi muda, serta mendekatkan siswa dengan ulama dan majelis ilmu.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
