Wadah Baru Pengelola Dapur Gizi di Jember Fokus pada Edukasi Teknis dan Standar Hukum
JEMBER, iNewsBondowoso.id – Ahmad Sudiyono, pemilik SPPG Bintoro, menginisiasi pembentukan asosiasi bagi para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Jember. Inisiatif tersebut muncul di sela acara Halalbihalal dan Sosialisasi Sertifikasi Halal di Hotel Fortuna Grande Jember, Jumat (3/4/2026).
Ahmad menegaskan bahwa pengelola dapur mandiri membutuhkan wadah resmi untuk mendapatkan edukasi teknis. Melalui asosiasi ini, para mitra dapat mempelajari standar pengolahan makanan yang higienis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain aspek teknis, wadah ini juga berfungsi sebagai sarana advokasi agar seluruh pemilik dapur memiliki pemahaman regulasi yang seragam.
“Kami ingin dapur-dapur mitra ini bekerja secara profesional. Melalui wadah ini, para pengelola bisa saling berbagi ilmu agar kualitas masakan tetap terjaga dan higienis,” ujar Ahmad Sudiyono.
Mengenai sertifikasi halal, Ahmad mengingatkan bahwa SPPG wajib mengikuti standar hukum yang ketat. Berbeda dengan pelaku UMKM, sertifikasi tingkat lembaga menuntut pengawasan menyeluruh mulai dari pemilihan bahan hingga proses penyajian. Ia mendorong setiap pengelola dapur mendapatkan pendampingan ahli agar operasional mereka tetap sesuai aturan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Sertifikasi halal untuk lembaga jauh lebih kompleks karena prosedurnya sangat mendetail. Oleh karena itu, setiap dapur memerlukan pendampingan profesional guna menjalankan amanah undang-undang,” imbuhnya.
Nantinya, asosiasi ini juga akan memfasilitasi diskusi antar-mitra mengenai kendala infrastruktur, seperti pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Para pengelola dapat bertukar pengalaman dalam menciptakan dapur yang ramah lingkungan namun tetap efisien secara biaya.
Akhirnya, kehadiran organisasi resmi ini akan mempercepat penanganan berbagai hambatan teknis di lapangan. Sinergi yang kuat antar-mitra memastikan program pemenuhan gizi di Jember berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan generasi muda.
Editor : Riski Amirul Ahmad