Pemakaian Air Bersih Pelanggan Perumdam Tirta Pandalungan Jember Turun Selama Ramadan 2026
JEMBER, iNewsBondowoso.id – Pelanggan Perumdam Tirta Pandalungan Jember membatasi penggunaan air bersih selama bulan suci Ramadan 2026. Masyarakat kini lebih bijak mengatur pengeluaran rumah tangga dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini.
Faktor cuaca turut memengaruhi tren tersebut. Curah hujan tinggi di wilayah Jember mendorong banyak warga menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari sehingga mereka lebih sedikit menggunakan air bersih berbayar.
Manajer Pelayanan dan Humas Perumdam Tirta Pandalungan, Sri Purnomo, membenarkan adanya penurunan volume pemakaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa para pelanggan kini lebih cermat memakai air untuk keperluan yang tidak mendesak.
“Pelanggan kini lebih berpikir dua kali saat memakai air berbayar untuk kebutuhan yang tidak vital,” ujar Sri Purnomo, Senin (16/3/2026).
Catatan perusahaan menunjukkan penurunan pemakaian sekitar 21 ribu liter per minggu dari rata-rata kebutuhan ideal 5.450 liter per minggu per pelanggan. Fenomena ini bahkan memicu sebagian kecil pelanggan mengajukan pemutusan sambungan meski hanya karena kenaikan tagihan empat ribu rupiah.
“Beberapa pelanggan meminta pemutusan sambungan hanya karena kenaikan tagihan sekitar empat ribu rupiah,” imbuh Sri.
Meskipun volume pemakaian menurun, pihak Perumdam Tirta Pandalungan menjamin distribusi air tetap berjalan lancar. Perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan dan berinovasi demi memenuhi kebutuhan air seluruh masyarakat.
“Kami tetap memberikan layanan terbaik melalui berbagai inovasi agar distribusi air makin efisien,” pungkasnya.
Editor : Riski Amirul Ahmad