Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Forum CITIEA Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi Indonesia–China
Advertisement . Scroll to see content

Perang Tarif Dagang China Amerika, Pengusaha Tahu Tetap Pertahankan Ukuran Meski Harga Kedelai Naik

Kamis, 24 April 2025 | 10:57 WIB
  • author Oky
Perang Tarif Dagang China Amerika, Pengusaha Tahu Tetap Pertahankan Ukuran Meski Harga Kedelai Naik
Produksi Tahu di Bondowoso (Foto : Ist)

BONDOWOSO, INewsBondowoso.id - Selama beberapa minggu terakhir harga kedelai  mengalami kenaikan di sejumlah daerah. Di Bondowoso kenaikan ini dirasakan oleh para pengusaha tempe dan tahu.

Meski kenaikan harga kedelai tidak terlalu signifikan yaitu dari harga Rp 8.600 menjadi Rp 9.600 per kilogram. Namun hal tersebut sangat memberatkan para pengusaha.

Meski terjadi kenaikan, namun sejumlah pengusaha tahu dan tempe tidak melakukan pengurangan ukuran tahu, kuantitas komposisi kedelai sebagai bahan utama tahu, atau pun menaikkan harga tahu.

"Memang kenaikkannya tak terlalu tinggi. Namun kita berharap tak lagi terjadi kenaikan harga kedelai seperti tahun lalu yang tembus naik sampai Rp 13 ribu," ungkap Liliana Subrata, Pengusaha tahu Kurma.

Tahu ini dijual tak hanya ke sekitaran Bondowoso saja. Namun, juga ke pinggiran Kabupaten Jember.

Produksi tahu dengan kedelai ini hingga 5-6 kwintal dalam sehari.

Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut