Pelaksanaan Taman Sahabat melibatkan lintas sektor. Puskesmas setempat memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi kelompok prioritas, sementara Kantor Urusan Agama (KUA) membuka layanan perbaikan data akta nikah, pengurusan duplikat akta nikah, serta konsultasi pencatatan pernikahan.
Di sisi lain, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turut memberikan pendampingan dan konsultasi bantuan sosial untuk memastikan data kepesertaan warga sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada 10 lansia dan penyandang disabilitas yang masuk kategori miskin ekstrem. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga empati.
Melalui inovasi Taman Sahabat, Kecamatan Tamanan menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mengakses layanan dasar pemerintahan.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
