Karhutla Kepung Kawasan Ijen, Kapolres Bondowoso Tembus Medan Terjal Jinakkan Api Gunung Suket
BONDOWOSO, INewsBondowoso.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, terus menjadi perhatian.
Tak hanya melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, titik api juga muncul di kawasan Gunung Suket, Dusun Krepean, Desa Jampit.
Kobaran api dengan cepat merambat di kawasan hutan. Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau, ditambah hembusan angin, membuat api mudah menjalar dan menyulitkan petugas melakukan pemadaman.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Bondowoso, personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor, TNI-Polri, pemerintah desa dan kecamatan, serta Perhutani, langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Medan yang harus dilalui petugas tidak mudah. Kawasan hutan yang terjal membuat proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati.
Untuk menjangkau titik api, petugas mengandalkan peralatan sederhana dan melakukan pemadaman secara manual.
Ranting pohon digunakan untuk memukul titik-titik api yang membakar ilalang dan dedaunan kering.
Cara manual ini dilakukan karena sejumlah titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan maupun peralatan pemadam.
Keringnya ilalang dan dedaunan menjadi bahan bakar alami yang membuat kobaran api cepat merambat.
Petugas pun harus berpacu dengan angin agar api tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.
Hingga proses penanganan berlangsung, petugas belum dapat memastikan secara pasti luas lahan yang terbakar.
Namun, titik api yang ditangani di Dusun Krepean dipastikan berada jauh dari permukiman warga.
Untuk memperkuat koordinasi, tim gabungan juga telah mendirikan posko penanganan karhutla di kawasan Paltuding Ijen.
"Posko ini menjadi pusat koordinasi dalam memantau sekaligus menangani titik-titik api di kawasan Ijen," tegas Kapolres Bondowoso, AKBP. Dr. Aryo Dwi Wibowo.
Sebelumnya, karhutla juga dilaporkan merembet hingga jalur pendakian TWA Kawah Ijen. Kondisi ini membuat upaya penanganan kebakaran hutan di kawasan Ijen harus dilakukan secara cepat dan bersama-sama.
Petugas tidak hanya berupaya memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Di tengah kondisi musim kemarau yang membuat kawasan hutan sangat mudah terbakar, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Editor: Riski Amirul Ahmad