Tabrakan Beruntun di Jalur Pantura, Truk Tangki Hantam Pikap, Motor Hingga Bus Parkir
SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Tabrakan beruntun maut terjadi di jalur Pantura Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo. Sebuah truk tangki pengangkut solar menghantam pikap, sepeda motor, hingga akhirnya menabrak bus yang sedang parkir di tepi jalan.
Kecelakaan ini menewaskan seorang pria paruh baya pengendara motor di lokasi kejadian.
Suasana duka langsung menyelimuti lokasi kecelakaan. Tangis histeris anak korban pecah saat melihat ayahnya terkapar tak bernyawa di bahu jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi pun berusaha menenangkan anak korban yang terus menangis histeris menyaksikan peristiwa tragis tersebut.
Sementara itu, sopir truk tangki solar sempat terjepit di dalam kabin truk yang ringsek parah usai tabrakan beruntun.
Sejumlah warga langsung berupaya melakukan evakuasi dengan memecahkan kaca depan truk agar sopir dapat dikeluarkan dari dalam kabin.
Korban pengendara motor sempat tergeletak cukup lama di pinggir jalan lantaran ambulans belum tiba di lokasi kejadian.
Setelah menunggu lebih dari satu jam, jasad korban akhirnya dievakuasi warga menggunakan ambulans milik Puskesmas Asembagus.
Menurut keterangan warga di lokasi, kecelakaan diduga bermula saat sebuah mobil bak terbuka atau pikap tiba-tiba memotong jalan dari arah selatan menuju utara.
Truk tangki solar yang melaju dari arah Banyuwangi menuju Situbondo diduga tidak sempat menghindar hingga menabrak bagian belakang pikap.
Usai menghantam pikap, sopir truk diduga panik dan membanting setir ke arah kiri. Nahas, truk kemudian menabrak seorang pengendara motor yang tengah membawa rumput sebelum akhirnya menghantam bus yang sedang parkir di tepi jalan.
“Pikap itu tiba-tiba nyebrang, truk langsung ngerem dan oleng lalu menabrak kendaraan lain,” ungkap Dede, salah seorang warga di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat tangki truk mengalami kerusakan hingga solar tumpah memenuhi badan jalan Pantura.
Kondisi tersebut membuat jalan menjadi licin dan membahayakan pengendara lain.
Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Arus lalu lintas dari arah Situbondo menuju Banyuwangi maupun sebaliknya mengular hingga sekitar tiga kilometer.
Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Situbondo.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun itu.
Editor : Riski Amirul Ahmad