Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Pelayanan Kesehatan, Dana Cukai Dipakai RSUD dr. Koesnadi Beli Sejumlah Alat Medis
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Keluhan, RSUD Besuki Buka Layanan Medis Hemodialisa

Rabu, 16 September 2026 | 19:09 WIB
  • author Sugeng Mariyanto
Banyak Keluhan, RSUD Besuki Buka Layanan Medis Hemodialisa
Bupati Situbondo bersama Direktur RSUD Besuki kunjungi pasien yang telah menggunakan layanan Hemodialisa. Foto : Sugeng

SITUBONDO, INewsBondowoso.id  - Semakin tingginya jumlah pasien yang membutuhkan layanan Hemodialisa atau cuci darah khususnya untuk masyarakat Situbondo wilayah barat, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, resmi membuka layanan Hemodialisa sejak Rabu (16/9/2026).

Menanggapi keluhan dari masyarakat Situbondo wilayah barat yang selama ini demi mendapatkan Layanan Medis Hemodialisa harus datang ke RSUD dr Abdoer Rahem Kota Situbondo, sehingga kini warga bisa lebih hemat biaya transportasi dan mudah dijangkau.

Direktur RSUD Besuki dr Imam Hariono mengungkapkan jika upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan memudahkan pasien menjadi langkah yang telah dilakukan selama ini.

" RSUD Besuki memberikan layanan terbaik untuk seluruh masyarakat, sehingga dapat mempermudah dan memotong kompas penggunaan akomodasi dan lain-lain," kata dr. Imam.

Lebih lanjut, Iman menjelaskan jika layanan Hemodialisa tidak hanya berkaitan dengan gagal ginjal kronis tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk pasien intoksikasi atau keracunan.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan jika dibukanya Layanan Hemodialisa di RSUD Besuki yang ada di Situbondo wilayah barat merupakan bukti komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Situbondo.

" Ini merupakan komitmen kami, karena kesehatan merupakan salahsatu faktor penting dalam pembangunan daerah," ujarnya.

Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio menambahkan jika kesehatan jadi salah satu prioritas programnya selama ini, sebut saja Program Berobat Gratis Tanpa Batas (Brantas) telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Situbondo untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Malahan saat ini anggaran untuk program tersebut mengalami peningkatan dari sekitar Rp 20 milliar menjadi hampir Rp 65 milliar pertahun.


" Tak hanya Berantas saja, tapi pemerintah juga menyiapkan Program Berantas Plus yang nanti membantu pembiayaan kebutuhan kesehatan tertentu yang tidak di tanggung oleh BPJS Kesehatan," pungkasnya.



Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut