Perbaiki Kapal Rusak, 3 Orang Nelayan Disambar Petir, 1 Tewas
SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Nasib naas dialami 3 nelayan yang sedang melaut. Saat sedang memperbaiki kapalnya yang macet, ketiga korban disambar petir. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan dua lainnya dirawat di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.30 wib, tepatnya dipinggir pantai Brige'en Dusun Deje Gudang Desa Peleyan Kecamatan Panarukan.
Para korban Muh Lutfi Ansori (23), Wahid (48) dan Santoso (42) bersama Anak Buah Kapal (ABK) lainnya bersiap untuk melaut.
Namun saat akan berangkat mesin Kapal KM Mutiara mendadak tidak bisa dihidupkan.
Situasi tersebut, membuat ketiganya memperbaiki mesin kapal meski kondisi saat itu hujan deras disertai angin kencang.
"Saat itu kondisi dalam keadaan hujan deras disertai angin kencang, tapi karena mesin tak kunjung hidup, kami berinisiatif memperbaikinya, " kata santoso, menceritakan kejadian yang dialaminya.
Saat dalam perbaikan itulah tiba-tiba petir menyambar sekitar kapal. Para ABK yang mengetahui rekannya disambar petir langsung melakukan pertolongan.
Korban Muh Lutfi Ansori yang kondisinya memprihatinkan langsung dilarikan ke rumah sakit, namun sayang dalam perjalanan nyawanya tak tertolong.
Sedangkan, korban Wahid mengalami luka bakar gosong di kedua tangannya dan Santoso lampu di kepalanya yang rusak akibat sambaran petir.
Keduanya hingga kini masih mengalami trauma berat atas kejadian tersebut.
Kapolsek Panarukan AKP Harsono membenarkan kejadian tiga korban tersambar petir.
Satu diantaranya meninggal dunia. Pihaknya telah menindak lanjuti kejadian itu.
"Kami bersama unsur TNI dan perangkat desa sudah mendatangi lokasi kejadian perkara dan juga ke rumah duka untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban, sementara hasil penyelidikan memang karena tersambar petir, " pungkasnya.
Editor : Riski Amirul Ahmad