Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Air Bersih, Bupati Situbondo Ikut Pasok Bantuan dan Tinjau Kekeringan
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Warga Botolinggo Krisis Air Bersih Pasca Longsor

Rabu, 29 Januari 2025 | 13:41 WIB
  • author Oky
Ribuan Warga Botolinggo Krisis Air Bersih Pasca Longsor
Warga Saat Mengantre Untuk Mendapatkan Air Bersih (Foto : BPBD Bondowoso)

BONDOWOSO, INewsBondowoso.id -  Ribuan warga di Tujuh Dusun mengalami kesulitan air bersih pasca terdampak longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Pihak BPBD Bondowoso menyalurkan air bersih sebanyak 5000 liter.

Kesulitan ait bersih ini melanda warga di Desa Sumber Canting, Kecamatan Botolinggo.

Penyebabnya yaitu pipa air yang mengaliri ke rumah-rumah warga dari sumber mata air di pegunungan rusak terkena longsor.

Kondisi semakin diperparah dengan sudah tak ada hujan sejak lima hari terakhir di wilayah tersebut.

"Kami mengalami kesulitan air terkadang harus meminta air ke rumah-rumah tetangga yang memiliki tandon. Mereka biasanya sudah menadah air hujan," ungkap Rudi, warga setempat.

Sementara itu  Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekrontuksi, BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan pihaknya langsung mengirimkan 1 truk air bersih, yang berisi 5.000 liter kepada warga terdampak.

Pengiriman air bersih direncanakan masih akan dilakukan hingga perbaikan pipa air selesai.

"Kita masih mapping, apakah cukup seharinya 5 ribu liter satu truk tangki, atau 2 truk tangki," ujarnya.

Tanah longsor dan banjir di tiga titik ini terjadi akibat hujan yang tak berhenti di gunung pada Sabtu (25/1/2025). Hingga membuat jaringan perpipaan saluan air bersih mati total ke rumah-rumah warga.

Ada 1.000 kepala keluarga (KK) di tujuh dusun terdampak krisis air bersih akibat longsor di pegunungan.

Di antaranya yakni Dusun Batulawang, Korandu, Mangaran, Peringtali, Krajan, Kelabengan, dan Pettong. 

Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut