SPBUN Nusantara XII Gelar Workshop Coffee Cupping, Perkuat Kompetensi dan Bentuk Forum Pecinta Kopi

Bambang Sugiarto
SPBUN Nusantara XII Gelar Workshop Coffee Cupping (Pict: Ist)

SURABAYA, iNewsBondowoso.id – SPBUN Nusantara XII berkolaborasi dengan Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5 menyelenggarakan Coffee Cupping Workshop bertema Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, Senin (13/7). Kegiatan ini menjadi sarana peningkatan kompetensi pekerja sekaligus memperkuat kolaborasi antara serikat pekerja dan manajemen dalam mendukung pengembangan industri kopi nasional.

Workshop diikuti sekitar 40 peserta dari berbagai entitas di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara, di antaranya Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I (Persero) Head Office, PTPN I Regional 3, PTPN I Regional 5, PTPN IV Regional 4, dan Java Coffee Estate (JCE). Peserta mempelajari dasar-dasar coffee cupping, teknik evaluasi mutu, identifikasi karakter cita rasa, hingga standar penilaian kopi yang digunakan secara internasional.

Selain mendapatkan materi teori dan praktik, peserta juga mengikuti Kompetisi Coffee Cupping sebagai bentuk evaluasi pembelajaran. Kompetisi tersebut dinilai oleh Founder Sensa Koffie sekaligus praktisi kopi bersertifikat internasional, Vito Adi Tjandrasurja, bersama Muchammad Fitrawansyah, Juara 3 Indonesian Cup Tasters Championship 2023 dan Juara 4 Indonesian Cup Tasters Championship 2025.

Ketua Umum SPBUN Nusantara XII, Bramantya Admadja, mengatakan serikat pekerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi anggotanya agar mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang.

"Serikat pekerja harus menjadi ruang bagi anggotanya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Kompetensi merupakan investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi pekerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas perusahaan," ujar Bramantya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kebanggaan pekerja terhadap kopi-kopi unggulan Holding Perkebunan Nusantara.

"Kami ingin pekerja memahami karakter, kualitas, hingga proses penilaian mutu kopi sehingga tumbuh kepedulian untuk menjaga kualitas produk sejak dari kebun hingga ke tangan konsumen. Hal ini penting mengingat PTPN I merupakan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia," tambahnya.

Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, yang membuka kegiatan, menilai peningkatan kompetensi di bidang coffee cupping menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing kopi Indonesia di tengah meningkatnya permintaan pasar.

"Permintaan kopi berkualitas terus meningkat. Peluang ini harus dijawab dengan menjaga produktivitas dan konsistensi mutu. Melalui coffee cupping, seluruh insan perkebunan memiliki pemahaman yang sama terhadap standar kualitas sehingga kopi Holding Perkebunan Nusantara semakin bernilai dan kompetitif," jelas Ryanto.

Ryanto berharap pelatihan serupa dapat terus dikembangkan, termasuk diselenggarakan langsung di kebun-kebun kopi agar peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai proses produksi dari hulu hingga hilir.

Sebagai tuan rumah, Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, menyambut baik penyelenggaraan workshop yang mempertemukan pekerja dari berbagai regional.

"Kolaborasi antara manajemen dan serikat pekerja menjadi kekuatan dalam membangun budaya mutu. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memperluas jejaring dan menyamakan pemahaman mengenai standar kualitas kopi," kata Subagiyo.

Sementara itu, narasumber utama workshop, Vito Adi Tjandrasurja, menjelaskan bahwa coffee cupping merupakan metode ilmiah untuk mengevaluasi mutu kopi berdasarkan standar internasional.

"Coffee cupping merupakan bahasa bersama dalam industri kopi. Melalui standar penilaian yang sama, kita dapat mengevaluasi kualitas secara objektif sekaligus menjaga konsistensi cita rasa khas setiap daerah penghasil kopi," ungkap Vito.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari berbagai wilayah penghasil kopi.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Pertemuan pekerja dari berbagai daerah penghasil kopi menjadi ruang berbagi pengalaman yang memperkuat budaya mutu di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara," ujarnya.

Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan pemenang Kompetisi Coffee Cupping. Juara I diraih Iswahyudi dari Kebun Bantaran Bangelan PTPN I Regional 5, sedangkan Juara II diraih Eta Yunda dari Java Coffee Estate (JCE). Keduanya akan diusulkan mewakili PTPN I Regional 5 pada Kompetisi Coffee Cupping Tingkat Regional.

Dalam kesempatan yang sama, SPBUN Nusantara XII menginisiasi pembentukan Forum Pecinta Kopi Holding Perkebunan Nusantara sebagai wadah komunikasi, edukasi, kolaborasi, dan berbagi pengalaman bagi insan perkebunan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan kopi Indonesia.

Forum tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan pekerja mengenai industri kopi dari hulu hingga hilir, mempererat kolaborasi antarunit usaha, serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan edukatif yang mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara.

Melalui penyelenggaraan Workshop Coffee Cupping, kompetisi, dan pembentukan Forum Pecinta Kopi Holding Perkebunan Nusantara, SPBUN Nusantara XII berharap budaya belajar terus tumbuh sehingga pekerja semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu mendukung peningkatan kualitas dan daya saing kopi unggulan Holding Perkebunan Nusantara di pasar nasional maupun internasional.

 

Editor : Riski Amirul Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network