Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petani Arjasa Atasi Krisis Buruh Panen dengan Mekanisasi
Advertisement . Scroll to see content

Panen Raya Jagung Rutan Situbondo Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB
  • author Sugeng Mariyanto
Panen Raya Jagung Rutan Situbondo Jadi Percontohan Nasional
Rutan kelas IIB Situbondo bersama lintas sektoral seperti Perhutani, BRI, Dinas Pertanian melakukan panen raya jagung demi mendukung program ketahanan pangan mencapai swasembada pangan nasional. Foto : Sugeng

SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Demi mensukseskan Program Ketahanan Pangan untuk mencapai Swasembada Pangan Nasional, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo menggelar panen raya jagung yang berlokasi di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), kamis (15/10/2026).

Meski dengan keterbatasan anggaran dan dukungan SDM kecil namun tak membuat Rutan Situbondo patah semangat dengan bantuan dari lintas sektor dan masyarakat setempat, mereka tetap mengolahnya dan hasilnya produksi tanaman jagung tembus 10 ton dalam satu hektar lahan.

Pengelolaan lahan jagung yang dikelola WBP Rutan Situbondo ini diapresiasi dan dijadikan Percontohan Nasional.

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Suwono, mengungkapkan jika perjalanan pengelolaan lahan prosesnya cukup panjang, malah pihaknya sempat ragu lantaran dilapangan membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit dalam mengelola lahan seluas 4 hektar.

" Awalnya untuk lahan tadinya ditawarkan 1 hektar, saya minta 4 hektar, itu disetujui, namun persoalan timbul banyak kendala dilapangan diantaranya kondisi lahan masih berupa semak semak dan kayu berhamburan yang sulit dikerjakan, sehingga membutuhkan mesin serta masalah air ", ungkapnya.


Namun, meski dengan keterbatasan yang ada, melihat semangat 5 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan 2 pegawai Rutan yang setiap hari rutin mengelolanya, saat masa panen hasilnya cukup memuaskan, hasil panen tersebut kemudian dipergunakan untuk kegiatan sosial dan pembinaan.

" Hasilnya dipergunakan untuk bakti sosial dan bedah rumah yang satu unitnya sebesar Rp 20 juta. Dan, memberikan premi/upah kerja kepada 10 WBP dengan besaran Rp 1 juta sampai Rp 3 juta," ucapnya.

Kakanwil Kemenkumham Jatim, Kusnali, mengapresiasi kegiatan pengolahan lahan pertanian hingga panen raya jagung, yang telah berhasil memberikan dampak besar terhadap WBP dan masyarakat.

" Ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah dan kementrian. Program ini wujud nyata dalam program aksi kementrian imigrasi dan Permasyarakatan, khususnya terkait dukungan ketahanan pangan yang selaras dengan 8 program presiden," kata Kusnali.

Kesuksesan ini tak lepas dari dukungan lintas sektoral seperti pihak perhutani yang memberikan izin pengelolaan lahannya, Bank BRI, Dinas Pertanian, peran media massa dan masyarakat sekitar dalam membantu.

Kegiatan ini menjadi yang perdana sehingga menjadi percontohan nasional dan pihak perhutani memperpanjang MoU Ketahanan Pangan yang diajukan oleh Rutan Situbondo.

Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut