Jadi Penggerak Wilayah 3T, Kehadiran Kampus Tingkatkan Mutu SDM Sabu Raijua
SABU RAIJUA, iNewsBondowoso.id – Pentingnya kehadiran Politeknik Negeri Jember (Polije) di Kabupaten Sabu Raijua kian terasa dalam upaya mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Sebagai wilayah 3T, Sabu Raijua kini tidak lagi sekadar menjadi penonton pembangunan, melainkan mulai mencetak tenaga terampilnya sendiri berkat kurikulum vokasi yang dibawa oleh Polije.
Mahasiswa Polije Sabu Raijua, Marquez Rona, mengaku kualitas pembelajaran yang dihadirkan langsung oleh para pengajar dari kampus utama Jember menjadi bukti keseriusan mutu pendidikan di daerahnya.
"Kami melihat kesungguhan para dosen yang datang dari Jember untuk mengajar di sini, meskipun perkuliahan sementara masih memanfaatkan gedung DPRD. Hal itu membuat kami semakin bersemangat belajar demi memperoleh pendidikan tinggi berkualitas di tanah kelahiran sendiri," ujar Marquez.
Peningkatan mutu SDM ini sangat dinantikan oleh pemerintah kabupaten untuk mengoptimalkan sektor ekonomi daerah.
Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, mengonfirmasi bahwa pendampingan akademis dari Polije adalah kunci utama dalam memberi nilai tambah pada komoditas lokal.
"Kerja sama ini sangat dibutuhkan agar potensi sumber daya alam yang dimiliki Sabu Raijua mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka," tutur Krisman.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menambahkan bahwa kehadiran Polije didesain khusus untuk melahirkan lulusan yang adaptif terhadap karakteristik daerah, sehingga mampu langsung terserap dan membangun industri lokal.
"Sabu Raijua memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan memerlukan SDM yang kompeten untuk mengelolanya secara berkelanjutan. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu memajukan daerahnya sendiri," tegas Saiful.
Editor : Riski Amirul Ahmad