get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Diduga Mercon Maut, Polres Situbondo Amankan Barang Bukti Petasan

Gegana Sterilisasi TKP Ledakan Mercon di Kampung Mimbo, Warga Masih Berkerumun di Balik Garis Polisi

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:57 WIB
header img
TKP Ledakan Mercon Tewaskan 1 Orang. Foto : Ist

SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Meski sudah terpasang garis polisi disekitar TKP, masih banyak masyarakat yang berdatangan ingin melihat langsung kondisi rumah-rumah yang hancur akibat ledakan mercon di kampung Mimbo Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih.

Pihak kepolisian yang sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dengan menurunkan tim Gegana Satbrimob Polda Jatim atau tim penjinak bom masih menyisir di sekitar TKP yang diduga adanya sisa serbuk atau bahan mercon yang berpotensi membahayakan.


Warga yang berada disekitar lokasi ingin melihat secara langsung pasca ledakan mercon.

Oleh petugas diminta untuk menjauh sementara waktu menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Terkait asal dan peruntukan mercon yang meledak tersebut, Kapolres Situbondo AKBP. Bayu Anwar Sidiqie belum bisa memberikan keterangan secara mendetail.

Karena petugas masih mendalaminya dengan melakukan penyelidikan.

"Saat ini petugas masih melakukan sterilisasi yang dilakukan oleh tim penjinak bom polda jatim, baru kami Polres Situbondo melaksanakan olah TKP," ucapnya.

Dengan peralatan lengkap petugas tim Gegana menyisir disekitar TKP dan menemukan sejumlah selongsong petasan berbahan kertas yang langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnua, kuat dugaan mercon yang meledak berasal dari rumah warga yang diduga menjadi tempat produksi petasan atau mercon.

Yakni rumah milik Kulsum (60) yang kini kondisinya hancur dan kondisinya rusak parah sedangkan enam rumah lainnya mengalami rusak ringan akibat ledakan.

Salah satu korban bernama Supriyadi meninggal dunia di lokasi setelah tertimbun reruntuhan bangunan yang ambruk.

Sedangkan Samsul (22), Riko (25), Abdurrahman (15), Fais (15) dan Fino (15) mereka mengalami luka bakar serta Kulsum (60) mengalami patah kaki sebelah kanan.

Beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku trauma dan memilih mengungsi dirumah kerabatnya, karena ditakutkan ada ledakan susulan.


Editor : Riski Amirul Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut