Kronologi Ayah-Anak Tewas di Besuki Niat Cek Banjir, Malah Tersengat Aliran Listrik di Pagar Rumah
SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Intensitas hujan deras yang terjadi di beberapa wilayah di Situbondo menyebabkan banjir. Dalam kejadian itu, dua orang ayah dan anak meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.
Kedua korban yang tewas merupakan bapak dan anak. Yaitu Abdul Wahed (45) dan Adinda Putri Rahayu (17), warga jalan Madura Desa Besuki Kecamatan Besuki. Keduanya langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat
Korban meninggal diduga tersengat listrik dari penerangan jalan umum (PJU) yang kebetulan ada kabel terkelupas dan mengaliri tiang listrik.
Menurut keterangan saksi, kedua korban meninggal dunia saat berada di dalam rumah. Pihak keluarga dan tetangga sempat melarikannya ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pertolongan namun nyawa keduanya tak tertolong.
Camat Besuki Yakup Alex Susanto. membenarkan adanya kejadian ayah dan anak yang meninggal dunia akibat tersengat listrik.
Ia menceritakan, jika situasi malam itu, malam hari diluar hujan deras dan kondisi rumah korban terjadi banjir akibat luapan sungai masuk ke pemukiman warga.
Meski dalam keadaan banjir, kondisi listrik masih menyala, korban Adinda saat itu hendak melihat kondisi sekitar, yang ketinggian air sudah setinggi sekitar satu meter.
Korban Adinda tak menyadari jika pagar di rumahnya ada aliran arus listrik, saat memegang pagar adinda spontan menjerit, panik mengetahui anaknya terjadi sesuatu, korban Abdul Wahed spontan mencoba menolong dan ahirnya juga ikut tersengat listrik.
"Kuat dugaan kedua korban yang berada di dalam rumah saat banjir tak mengetahui listrik mengaliri pagar, sehingga kejadian itu terjadi," kata Camat Besuki.
Terkait kejadian itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah mengatakan ikut berbela sungkawa dan pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya penanganan korban meninggal dunia melalui Program Berantas Plus.
"Sesuai arahan Bupati, seluruh biaya untuk korban meninggal dunia akibat banjir ini akan ditanggung pemerintah daerah melalui program berantas plus," pungkasnya.
Sementara satu korban atas nama Balfa (2) saat ini dalam perawatan di rumah sakit setelah terkena setrum di rumah di saat kondisi banjir. Banjir terjadi di Lima kecamatan yakni Banyuglugur, Besuki, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit.
Editor : Riski Amirul Ahmad