Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lantik 3 Kades PAW, Bupati Situbondo Minta Jaga Kondusivitas dan Kelola Dana Desa dengan Bijak
Advertisement . Scroll to see content

Gelar Budaya Desa Tota'an Merpati, Lepas Liarkan Burung Sebagai Simbol Kesetiaan

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 16:00 WIB
  • author Riski Amirul
Gelar Budaya Desa Tota'an Merpati, Lepas Liarkan Burung Sebagai Simbol Kesetiaan
Tradisi Budaya Tota'an Merpati Warga Desa Gubrih

Bondowoso, iNewsBondowoso -  Banyak cara untuk menjaga budaya desa yang merupakan tradisi dari para leluhur. Di Desa Gubrih Kecamatan Wringin Bondowoso, Ratusan warga menggelar budaya Tota'an merpati  yaitu melepas liarkan burung merpati atau perkutut ke alam liar sebanyak 2.023 ekor.

Merpati dipercaya sebagai simbol damai dan kesetiaan . Selain itu tradisi ini memiliki makna ke depannya agar desa bisa lebih baik lagi dan kebersamaan warga bisa terus terjaga.

Bertempat di Kantor Desa Gubrih, ratusan warga ini berkumpul sambil membawa peliharaan burung merpati atau perkututnya. Burung – burung merpati dikumpulkan dalam satu sangkar oleh sang pemilik.

Sebelumnya merpati dirawat terlebih dahulu mulai dari dimandikan  diberi makan dan juga dirapikan bulunya. Sejumlah warga terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena sebagai bentuk kerelaan dan keikhlasan demi kemajuan desa mereka.

Setelah menggelar doa bersama, ribuan burung merpati kemudian dilepas liarkan dari sangkarnya dan dibiarkan bebas di alam liar.

"Saya sudah sering ikut kegiatan ini karena memang tradisi dan budaya," ujar Kholil, Warga Desa Gubrih.

Kegiatan  ini memiliki makna yaitu ke depannya agar Desa Gubrih bisa lebih baik lagi dan kebersamaan, kemerdekaan serta perdamaian warga bisa terus terjaga. Selain itu  tradisi ini merupakan peninggalan dari para leluhur desa setempat.


"Tradisi ini dikhususkan bagi masyarakat pecinta burung merpati. Mereka berkumpul dan menjadikan acara ini sebagai sarana merekatkan persaudaraan meskipun begitu banyak perbedaan," ungkap Abdul Bari, Kepala Desa Gubrih.

Tradisi digelar setiap tahun dengan jumlah burung semakin banyak yang merupakan swadaya dari warga. 

Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut