BONDOWOSO, iNewsBondowoso.id - Program Bond Lite yang digagas Politeknik Negeri Jember (Polije) Kampus 2 Bondowoso hadir untuk menggerakkan potensi lokal Bondowoso melalui inovasi produk dan teknologi. Inisiatif ini fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan branding serta pemanfaatan media digital secara optimal.
Penanggung Jawab Kampus 2 Bondowoso, Lukman Hakim, S.Kom., M.Kom., merancang kegiatan ini guna membentuk pribadi yang inovatif. Ia ingin kaum muda mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang adaptif terhadap kemajuan teknologi saat ini.
“Bond Lite merupakan program creator-preneur yang berfokus pada pemberdayaan potensi lokal Bondowoso melalui inovasi produk dan penguatan branding,” ujar Lukman Hakim.
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai kota besar yang telah sukses membangun unit usaha. Para pemilik perusahaan tersebut membagikan strategi jitu dalam meningkatkan omzet dan mengelola bisnis secara profesional di hadapan peserta.
“Melalui program ini, diharapkan generasi muda mampu menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambah Lukman.
Selain menyerap ilmu, ratusan mahasiswa angkatan 2025 juga mendapatkan akses langsung ke dunia industri. Para narasumber memberikan kesempatan khusus bagi peserta untuk mengembangkan kompetensi mereka melalui praktik kerja lapangan.
Siswa dari 15 sekolah menengah di Bondowoso turut terlibat dalam memperkuat jejaring ekonomi kreatif ini. Lukman berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional melalui sarana promosi digital yang efektif.
“Para narasumber juga membuka peluang bagi mahasiswa Polije untuk melaksanakan magang atau PKL di perusahaan mereka,” pungkas Lukman Hakim.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
