Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Engineering Expo 2026 Angkat Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Advertisement . Scroll to see content

KP2MI Perkuat Kompetensi Pekerja Migran Lewat SMK Go Global Batch 3

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:34 WIB
  • author Bambang Sugiarto
KP2MI Perkuat Kompetensi Pekerja Migran Lewat SMK Go Global Batch 3
KP2MI Perkuat Kompetensi Pekerja Migran Lewat SMK Go Global Batch 3 (Pict: Ist)

JEMBER, iNewsBondowoso.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengambil bagian dalam penyiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Pada Batch 3 Tahun 2026, Polije mengadakan pelatihan bidang perkebunan kelapa sawit bagi 42 peserta.

Panitia membuka kegiatan pada Jumat (30/10/2026). Peserta mengikuti pelatihan selama 14 hari dan menjalani sertifikasi kompetensi selama satu hari. Rangkaian tersebut memberikan pembekalan keterampilan sebelum peserta memasuki pasar kerja luar negeri.

Koordinator P4MI Banyuwangi BP3MI Jawa Timur, Panji Tri Nugroho, menerangkan bahwa SMK Go Global menghadirkan pelatihan dan sertifikasi gratis untuk calon pekerja migran.

“Kami menyediakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi secara gratis agar calon pekerja migran memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan. Program ini juga mengikuti kebutuhan pasar kerja di luar negeri,” terang Panji.

Ketua Tim Task Force SMK Go Global Polije, Dr. Dhanang Eka Putra, S.P., M.Sc., mengungkapkan bahwa KP2MI memberikan kepercayaan kepada Polije untuk menyelenggarakan sembilan bidang pelatihan.

“Polije menjalankan sembilan bidang pelatihan dalam program SMK Go Global. Kami menangani beberapa bidang, termasuk pekerja perkebunan kelapa sawit dan barista,” ungkap Dhanang.

Polije menyiapkan sejumlah sarana untuk menunjang pelaksanaan program. Kebun sawit, laboratorium lapang, dan peralatan praktik menjadi fasilitas pembelajaran bagi peserta.

Menurut Dhanang, ketersediaan fasilitas tersebut memungkinkan peserta mengembangkan kemampuan melalui kegiatan praktik. Polije juga ingin memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai karakteristik pekerjaan yang mereka tuju.

“Kami menyediakan fasilitas yang mendukung pembelajaran secara langsung. Peserta dapat mengenal lingkungan kerja dan melatih keterampilan teknis selama mengikuti program,” tambahnya.

Pelatihan ini turut mendukung target pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran Indonesia hingga akhir 2029. Polije berharap kolaborasi dengan KP2MI dan BP3MI Jawa Timur dapat memperluas akses pelatihan bagi calon pekerja migran.

Melalui program SMK Go Global, Polije memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. Peserta diharapkan mampu memanfaatkan pelatihan dan sertifikasi untuk mengembangkan peluang karier di pasar internasional.

 

Editor: Riski Amirul Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut