SITUBONDO, INewsBondowoso.id - Lakalantas melibatkan bus penumpang dan truk tronton terjadi di jalur Pantura Situbondo.
Akibatnya 2 orang tewas karena luka berat yang dialami. Kemacetan sempat terjadi saat proses evakuasi kendaraan.
Peristiwa nahas ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 orang kritis dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan kronologis kecelakaan bermula saat bus penumpang Graha Tirta bernomor polisi S 7436 UN melaju dari arah Surabaya menuju Denpasar Bali.
Sesampainya di TKP Desa Klatakan Kecamatan Kendit bus mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Namun dari arah berlawanan melaju truk tronton bernomor polisi L 8854 VK yang hendak berbelok menuju warung ikan bakar di sisi kanan jalan.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.
Kerasnya benturan membuat bodi depan kedua kendaraan ringsek parah.
Sopir truk tronton dan seorang anak keponakannya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara istri sopir truk mengalami luka kritis dan kedua anaknya menderita luka ringan.
Sementara sopir bus mengalami patah tulang kaki akibat terjepit setir kemudinya.
Beruntung 45 penumpang bus selamat dari kecelakaan tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju Denpasar setelah mendapat bantuan.
"Busnya mengambil jalur berlawanan dan langsung adu banteng dengan truk itu," ungkap Feriyanto, Saksi Mata.
Saat ini kasus kecelakaan telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Situbondo. Petugas telah mengevakuasi bangkai truk dan bus agar akses jalur Pantura dapat kembali normal.
Editor : Riski Amirul Ahmad
Artikel Terkait
